Haji Plus Non Kuota

Home / Haji Plus Non Kuota
Spread the love

Apa itu Haji Plus Non Kuota?
Dalam artikel sebelumnya, kita telah membahas pengertian Haji Reguler dan Haji Plus beserta hal-hal yang membedakan diantara keduanya. Jika Haji Reguler pelaksanaan sepenuhnya dalam otoritas pemerintah dengan fasilitas biasa (reguler), Haji plus juga sama-sama dibawah aturan pemerintah, hanya saja pelaksanaannya dibawah otoritas biro travel yang terdaftar dengan fasilitas bernilai plus yang istimewa.
Keduanya (Haji Reguler dan Haji Plus) sama-sama menggunakan jatah kuota yang diberikan pemerintah Kerajaan Arab Saudi kepada Negara Kita. Jika melihat topik kita kali ini, kira-kira bisakah Anda menafsirkannya?
Sesuai namanya, Haji Plus Non Kuota berarti program pelaksanaan Ibadah Haji Plus yang tidak mengambil porsi kuota (non kuota) negara kita (kuota Depag RI). Lalu, porsi siapa yang kita ambil??

Jika Haji Reguler dan Haji Plus menggunakan Visa haji untuk menunaikan Ibadah Haji (yang berarti mengambil porsi kuota pemerintah), Haji Plus Non Kuota menggunakan visa-visa selain visa haji. Oleh karena sifatnya non kuota, maka pelaksanaannya diluar campur tangan pemerintah. Biro-biro travel yang mengambil alih program ini.
Para biro travel itu ada yang memanfaatkan Visa Furoda, Visa Ziarah dan juga Visa Ummal. Perlu Anda ketahui bahwa tidak semua Visa itu ditujukan untuk Ibadah Haji. Hanyalah Visa Furoda yang benar-benar resmi dan tercatat sebagai Program Ibadah Haji Non Kuota yang diakui.

Selain menetapkan kuota untuk masing-masing negara, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi juga menetapkan kuota khusus kerajaan. Visa Furoda inilah yang diciptakan khusus pemerintah kerajaan Arab Saudi untuk membedakan antara visa haji kuota negara lain dengan kuota pemerintah kerajaan Arab Saudi.

Bagaimana Status Haji Plus Non Kuota ini?
Memang tak banyak yang tahu mengenai Haji Plus Non Kuota ini. Biro travel yang terdaftar dan memiliki legalitas untuk melaksanakan Haji Plus Non Kuota juga tidak banyak. Sehingga orang cenderung merasa asing dengan program haji ini dan mengaitkan dengan image negatif haji non kuota yang isunya sempat ramai di negara kita.
Padahal sudah jelas disebutkan, bahwa Haji Plus Non Kuota yang resmi dan aman memanfaatkan Visa Furoda sebagai izin masuk ke tanah suci yang memang disiapkan pemerintah kerajaan Arab Saudi khusus untuk melaksanakan Haji. Pernyataan ini diperkuat dengan pernyataan Mentri Agama yang diliput media online Kompas oleh wartawan Taufiqurrahman. (Selengkapnya tentang Haji Furoda)

“Haji non kuota adalah WNI yang berhaji diluar 221 ribu itu (kuota reguler,red.). Dia mendapatkan visa diluar kuota Nasional kita.”
“Pemerintah kerajaan Arab Saudilah yang berwenang mengatur kuota itu. Dan mereka memiliki kuota khusus yang diperuntukkan bagi tamu raja dan pangeran.”

Jika Anda memahami dan mengikuti isu Haji Non Kuota yang gagal berangkat di negara kita, akar masalahnya adalah bahwa mereka telah tertipu oleh biro-biro travel nakal yang memanfaatkan Visa Ziarah ataupun Visa Ummal untuk memberangkatkan jamaahnya ke tanah suci dengan iming-iming langsung berangkat dan biaya murah. (Selengkapnya tentang Visa Ziarah)

Jadi bisa disimpulkan bahwa Haji Plus Non Kuota yang berstatus resmi (legal) hanya menggunakan Visa Furoda. Sedangkan Haji Plus Non Kuota yang tidak resmi menggunakan Visa Ziarah atau Visa Ummal. (Selengkapnya tentang Haji non kuota Visa Ummal)

Berapa Jumlah Kuota Haji Plus Non Kuota?
Penetapan porsi kuota Haji Furoda hanya pemerintah kerajaan Arab Saudi yang tahu. Karena ini memang hak prerogeratif pemerintah kerajaan Arab Saudi. Kuota Haji Furoda sendiri bukan ditetapkan untuk suatu negara saja, melainkan disebar ke seluruh negara.

Pemerintah Indonesia sendiri tidak mengerti dan lepas tangan atas pelaksanaan Haji Furoda ini. Oleh karena tanggungjawab atas seluruh jamaah haji furoda berada dalam otoritas Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.
Jadi, para jamaah haji furoda tak perlu khawatir atas nasib mereka selama menjalankan ibadah haji, karena telah dijamin oleh pemerintah kerajaan. Tapi, secara khusus Mentri Agama pernah menyampaikan bahwa seluruh WNI yang ada dalam tanah suci tetap berada dalam pengawasan pemerintah Indonesia.

“Hanya Saudi yang tahu, tidak ada yang tahu berapa (jumlah, red.) visa non kuota. Kita juga tidak tahu pertimbangannya apa, yang jelas WNI di tanah suci menjadi tanggungjawab pemerintah.”
(Pernyataan Mentri Agama Lukman Hakim Syaifudin yang dilansir media online news.liputan6.com pada 18 Juli 2017 oleh reporter Taufiqurrohman.)

Keuntungan Memilih Program Haji Plus Non Kuota
Dalam artikel tentang Haji Plus (Lihat artikel Haji Plus), Kita telah mengetahui apa saja keuntungan yang didapat oleh para jamaah Haji Plus, yang bisa kita simpulkan sebagi berikut:
1. Waktu keberangkatan (Lama antrian) jauh lebih cepat dari Haji Reguler
2. Fasilitas Istimewa
3. Akomodasi (Penginapan) sangat dekat dengan lokasi Ibadah
4. Konsumsi disediakan panitia, kita tidak perlu memasak ataupun membeli di rumah makan
5. Kenyamanan Beribadah menjadi prioritas utama
Program ini adalah program Haji Plus Non Kuota, Keuntungan Non Kuota yang Anda dapatkan adalah anda tidak perlu mengantri lagi! Daftar tahun itu, Anda langsung berangkat tahun itu juga!

Kekurangan Haji Plus Non Kuota
Semua hal pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, tergantung bagaimana kita menyikapi hal itu. Jika kita memandang kekurangan sebagai hal positif, tentu kita akan mendapat pelajaran serta ilmu yang berharga dan kita patut bersyukur karena ilmu adalah bagian dari rezeki.
Namun, jika memandang kekurangan dengan pikiran negatif, tentu itu semua terasa seperti bencana dan kita tak akan mendapatkan apa apa kecuali kerugian dan rasa sakit.
Telah dijelaskan sebelumnya bahwa Haji Plus Non Kuota yang legal (diakui) hanyalah Haji Plus Non Kuota Visa Furoda. Jika Anda mengikuti program Haji Plus Non Kuota dengan Visa Ziarah atau Ummal, tentu ada banyak resiko yang Anda harus siap untuk menanggungnya. (Selengkapnya Lihat Artikel tentang Haji Visa Ziarah & Haji Visa Ummal).

Namun, jika Anda memilih program Haji Plus Non Kuota menggunakan Visa Furoda, Insya Allah seminimal mungkin tak ada resiko yang akan Anda terima kecuali tehnical error dari pihak penyelenggara (Biro travel). Karena Haji Furoda menutup semua kekurangan program-program haji Reguler dan Haji Plus. Silahkan Anda pelajari secara detail mengenai Haji Furoda.

Call Now
Directions