Haji Plus

Home / Haji Plus

Pengertian Haji Plus
Mendengar namanya saja kita sudah pasti mampu membedakan bahwa Haji Plus ini memiliki nilai ‘Plus’ daripada Haji Reguler. Haji Plus menawarkan berbagai macam kenyamanan bagi para calon jamaah haji, namun tentu dengan selisih biaya yang cukup signifikan dari biaya Haji Reguler.

Beribadah Haji di tanah suci merupakan impian semua ummat Islam. Dengan masa antri yang begitu lama, tentu tidak semua jamaah memiliki kesempatan untuk melaksanakannya. Ada yang siap fisik, namun dana belum mencukupi dan sebaliknya. Bahkan adapula yang terpaksa lebih dulu mendapat panggilan kematian dalam masa penantian panggilan haji. Oleh karena itu, Ibadah Haji adalah murni panggilan Allah yang hanya ditujukan kepada orang-orang yang diberikan kemampuan untuk melaksanakannya.

Dan bagi Anda yang telah terpanggil untuk melaksanakannya, bisa jadi panggilan itu adalah panggilan sekali dalam seumur hidup Anda. Bagi orang-orang yang memahami hal ini tentu akan memberikan perhatian serius demi kekhusyuan Ibadah yang mungkin menjadi Ibadah Haji yang pertama sekaligus yang terakhir baginya.

Bagi Anda yang memiliki dana ekstra ataupun memilih kenyamanan sebagai prioritas utama demi kekhusyuan beribadah, Haji Plus ini bisa menjadi solusi yang tepat! Apalagi, Anda tak perlu mengantri dalam waktu yang lama untuk menunaikan haji dengan program Haji Plus ini, sehingga Anda tak perlu terlalu khawatir akan datangnya panggilan kematian sebelum datang panggilan haji.

Jumlah Kuota Haji Plus
Pemerintah telah memberikan porsi khusus untuk calon jamaah yang mendaftar Haji Plus. Jumlah kuota Haji plus tahun 2017 telah ditetapkan sebesar 17.000 jamaah. Kuota ini mengambil sebagian kecil dari kuota Nasional yang berjumlah 221.000 jamaah. Kuota 17.000 itu dibagi sebanyak jumlah provinsi. Masing-masing provinsi mendapat kuota yang tidak sama. Hal ini didasarkan pada animo masyarakat tentang pelaksanaan Haji dan faktor-faktor lain yang telah ditetapkan oleh Kementrian Agama.

Kuota yang didistribusikan ke seluruh provinsi itu, dibagi lagi ke seluruh kabupaten/kota-kota. Sehingga setiap kabupaten/kota mendapatkan jatah Haji Plus yang tidak terlalu banyak. Hal ini menjadi nilai ‘Plus’ dari Haji Plus, karena jumlah yang sedikit itu memungkinkan pengawasan dan pengorganisasian yang jauh lebih mudah.

Jadwal Antri
Penetapan porsi kuota oleh pemerintah yang hanya sebagian kecil dari kuota haji reguler, bukan berarti peminat Haji Plus hanya sedikit. Bahkan calon haji pun juga harus rela menunggu antrian seperti halnya Haji Reguler. Namun bedanya, masa antrian Haji Plus tidak terlalu lama. Paling lama hanya berkisar 7-8 tahun.
Ini menandakan bahwa, orang-orang mulai banyak yang sadar akan keutamaan kenyamanan dalam beribadah juga menyadari begitu pentingnya menyegerakan panggilan Ibadah tanpa memikirkan betapa besar biaya yang dikeluarkan untuk melaksanakan Ibadah haji itu demi kekhusyuan beribadah.

Proses pendaftaran Ibadah Haji
Proses pendaftaran Haji Plus dengan Haji Reguler sama-sama dalam regulasi pemerintah. Namun pelaksanaan dari keberangkatan hingga kepulangan yang meliputi pengelolaan, pembiayaan dan pelayanan, semuanya dilaksanakan oleh biro travel resmi yang mendapat sertifikat dari pemerintah. Akan tetapi, itu bukan berarti setelah mendaftar, pemerintah lepas tangan. Pemerintah masih tetap mengawasi para jamaah haji selama pelaksanaan haji.
Berikut alur pendaftaran Ibadah Haji:
Calon Jamaah Haji mendatangi Biro Travel Haji Plus dengan membawa kelengkapan berkas meliputi:
Fotokopi KTP sebanyak 5 lembar

  1. Fotokopi KK sebanyak 3 lembar
  2. Fotokopi Passport (dengan nama tiga kata) sebanyak 3 lembar
  3. Fotokopi Buku Nikah / Akte Kelahiran / Ijazah sebanyak 3 lembar
  4. Foto warna dengan background putih dengan syarat:
    80% Close up wajah
    Berjilbab untuk wanita
    4×6 sebanyak 10 lembar
    3×4 sebanyak 40 lembar
    (Persyaratan ini berbeda tiap Biro Travel)
  5. Melakukan setoran awal dan mengisi formulir pendafaran
  6. Biro Travel memasukkan data (nomor pendaftaran) calon jamaah kepada Kementrian Agama
  7. Biro Travel menyampaikan pembayaran calon jamaah melalui internet banking
  8. Payment Gateway, sinkronisasi data jamaah dan pembayaran
  9. Siskohat memberikan nomor porsi

Biaya Pendaftaran
Biaya pendaftaran Haji Plus tentu lebih mahal daripada Haji Reguler. Semakin singkat antrian, semakin mahal biaya yang harus dikeluarkan. Biaya yang ditetapkan juga berbeda-beda masing-masing biro travel. Ini tergantung pada fasilitas yang ditawarkan oleh biro-biro travel itu. Jika Haji Reguler berkisar diangka 30 jutaan, Haji Plus bisa sampai 100 jutaan.

Akomodasi dan Konsumsi
Telah dijelaskan dalam paragraf sebelumnya bahwa Haji Plus mengutamakan kenyamanan beribadah. Para jamaah haji tidak perlu memikirkan hal ini, karena semuanya telah diatur oleh panitia dan fokus jamaah hanyalah beribadah saja.

Iya, benar begitu. Semua konsumsi telah disediakan oleh panitia untuk para jamaah, sehingga jamaah tidak perlu repot-repot masak ataupun mencari makan di rumah makan.
Bahkan, lokasi penginapan diletakkan sangat dekat dengan lokasi ibadah. Anda tak perlu sewa transport untuk sampai ke tempat Ibadah. Cukup berjalan kaki sebentar saja sudah sampai.
Penginapan Jamaah Haji Plus sangat nyaman. Berbagai fasilitas mewah hotel bintang 5 ia dapatkan. Haji plus terkesan seperti menawarkan bantuan melaksanakan Ibadah dalam paket tamasya.

Durasi Haji Plus di Tanah Suci
Lamanya melaksanakan Ibadah Haji bagi jamaah haji plus di tanah suci berbeda dengan Haji Reguler. Ada pilihan dalam Haji Plus, yakni Arbain dan Non-Arabain. Lamanya pelaksanaan Haji Plus Arbain sama dengan Haji Reguler. Ini dikarenakan para jamaah haji harus mengikuti ibadah sholat Arbain (40 waktu) tanpa putus di Masjid Nabawi.

Sedangkan para jamaah haji non arbain menjalankan Ibadah Haji di tanah suci dengan waktu yang lebih singkat, yakni berkisar 15-19 hari. Dan mereka biasanya datang ke tanah suci pada mendekati puncak pelaksanaan Ibadah haji di bulan Dzulhijjah.

Pertimbangan Mendaftar Haji Plus
Telah disebutkan diatas bahwa selisih biaya haji plus memang sangat signifikan. Bisa mencapai tiga kali lipat dari biaya haji reguler. Bagi anda yang super kaya, nilai seperti itu mungkin tidak masalah. Namun, awas! Yang perlu Anda jaga adalah niat dalam hati.

Memang, perjuangan ibadah haji yang dilakukan para jamaah haji reguler begitu terasa. Mulai dari lokasi pemondokan yang jauh, sehingga harus rela menempuh jarak ribuan meter untuk sampai ketempat ibadah, konsumsi yang harus mereka penuhi sendiri. Ini semua memang sungguh berkesan.

Kemudahan dan fasilitas istimewa haji plus bisa jadi mengurangi semangat Anda dalam beribadah dan cenderung menikmati kenyamanan fasilitas yang ditawarkan. Maka dari itu, lebih ditekankan untuk menjaga niat Anda selama menjalankan Ibadah Haji.

Lebih lagi, status Haji Plus juga bisa menggoyahkan keikhlasan hati Anda untuk melaksanakan Ibadah Haji. Sifat riya’ bisa saja muncul andai Anda tidak benar-benar meluruskan niat.

Kekurangan
Dengan biaya yang berkali kali lipat dari biaya haji reguler, Haji plus hampir menutup semua kekurangan yang ada pada program Haji Reguler. Hanya saja ada masalah yang masih tidak bisa terpenuhi yakni para calon jamaah masih harus rela mengantri. Meski lama antrian tidak begitu lama seperti haji reguler. Tetap saja hal ini menimbulkan perasaan was-was dalam diri calon jamaah yang benar-benar merindukan untuk segera berangkat ke tanah suci.

Meski antrian berkisar 5-8 tahun, adakah yang bisa menjamin calon haji aman-aman saja (dalam artian semua mendukung untuknya melaksanakan ibadah haji) mulai dari kesehatan, musibah yang mungkin terjadi (na’udzubillah mindzaalik), kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi. Tapi kita semua berharap semoga semuanya baik-baik saja.

Solusi Terbaik
Masih ada solusi bagi Anda yang ingin melaksanakan haji tanpa antri. Dengan harga hampir setara dengan Haji plus juga dengan fasilitas yang seimbang, pilihan ini patut Anda pertimbangkan. Apakah itu? Simak ulasannya dalam artikel Haji Furoda.

Call Now
Directions